liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Logo Katadata

Indonesia menjadi salah satu dari tiga negara G20 dengan emisi gas rumah kaca (GRK) terendah. Emisi GRK Indonesia per kapita pada 2022 setara dengan 2,6 ton karbondioksida ekuivalen (CO2e) atau berada di bawah rata-rata global di angka 4,8 ton CO2e.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, emisi GRK per kapita Indonesia pada 2022 hanya di bawah Brasil yang sebesar 2,2 ton CO2e dan India sebesar 2 ton CO2e. Sementara itu, negara penyumbang emisi gas rumah kaca tertinggi adalah Kanada dengn 18.7 ton CO2e, Australia 17 ton CO2e, dan Arab Saudi 16.5 ton CO2e.

Sri Mulyani menyebut Indonesia saat ini menghadapi tantangan untuk membangun kemakmuran bagi rakyatnya tanpa merusak bumi menjadi tidak layak tinggal karena perubahan iklim.

“Indonesia menjadi salah satu (negara dengan emisi gas rumah kaca) terendah, tapi bukan berarti Indonesia tidak peduli untuk membuat desain proses pembangunannya demi menjaga planet bersama,” ujar Sri Mulyani dalam dalam Climate Change and Indonesia’s Future: An Intergenerational Dialogue, Senin (27/11). 

Sri Mulyani pun menambahkan bahwa berdasarkan data World Economic Forum (WEF), dalam sepuluh tahun ke depan sebagian besar ancaman di sektor perekonomian akan didominasi oleh masalah lingkungan.

Untuk saat ini, perubahan iklim bukan satu-satunya tantangan yang dihadapi Indonesia. “Saat ini Indonesia juga sedang dihadapkan dengan dampak dari suku bunga The Fed yang bertahan tinggi untuk waktu yang lebih lama, tensi geopolitik, dan digitalisasi,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mendorong berbagai respons atau kebijakan dari sisi instrumen fiskal seperti membangun pasar karbon dan pajak karbon yang dilakukan secara bertahap demi mencapai target Net Zero Emission pada 2060.

Tak hanya mengembangkan pasar dan pajak karbon, Sri Mulyani juga mendorong negosisasi internasional untuk mendapatkan dukungan global dalam penurunan emisi karbon di Indonesia. Hal ini dibarengi dengan pembentukan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform untuk membiayai transisi energi menggunakan mekanisme blended finance dalam meningkatkan penggunaan energi terbarukan.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21