liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
ronin86
cocol77
cocol77
cocol77
maxwin138
MASTER38 MASTER38 MASTER38 MASTER38 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 BOSSWIN168 COCOL88 COCOL88 COCOL88 COCOL88 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MABAR69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 MAHJONG69 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 ZONA69 ZONA69 ZONA69 NOBAR69 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38 ROYAL38
SLOT GACOR HARI INI SLOT GACOR HARI INI
BOSSWIN168 BOSSWIN168
BARON69
COCOL88
MAX69 MAX69 MAX69
COCOL88 COCOL88 LOGIN BARON69 RONIN86 DINASTI168 RONIN86 RONIN86 RONIN86 RONIN86 MABAR69 COCOL88
ronin86
bwtoto
bwtoto
bwtoto
master38
Logo Katadata

International Air Transport Association (IATA) meminta sektor minyak dan gas, serta produsen bahan bakar alternatif meningkatkan upaya untuk memproduksi bahan bakar penerbangan yang lebih ramah lingkungan untuk membantu maskapai penerbangan mengurangi emisi karbon. Hal itu disampaikan Kepala Ekonom Badan Industri Penerbangan Global IATA Marie Owns Thomsen.

Penerbangan menyumbang sekitar 2-3% dari emisi karbon global dan bukan merupakan industri yang mudah untuk melakukan dekarbonisasi dibandingkan dengan bentuk-bentuk transportasi lain seperti perjalanan darat.

Bahan bakar penerbangan yang berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF) dapat mengurangi emisi penerbangan hingga 80% dan dipandang sebagai solusi ramah lingkungan yang utama untuk sektor ini.

Namun, menurut data IATA, SAF hanya menyumbang 0,2% dari penggunaan bahan bakar jet global, atau sekitar 500.000 metrik ton produksi. Angka ini lebih rendah dari yang diharapkan oleh industri penerbangan. Harga SAF juga tiga hingga lima kali lebih mahal daripada bahan bakar jet tradisional.

Hanya 3% dari anggaran modal minyak dan gas global diinvestasikan ke dalam produksi SAF. Padahal, margin keuntungan SAF jauh lebih tinggi dibandingkan dengan sektor penerbangan. Marie Owens Thomsen, Kepala Ekonom IATA mengatakan sektor penerbangan akan mencapai margin keuntungan 2,7% pada tahun 2024.

“Hal ini jelas harus diubah,” ujar Thomsen, di Jenewa, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (7/12).

Pada tahun 2050, dunia membutuhkan 500 juta metrik ton SAF untuk memenuhi target lingkungan. Sementara itu, IATA memprediksi 63 juta metrik ton SAF akan diproduksi pada 2030.

COCOL88 GACOR77 RECEH88 NGASO77 TANGO77 PASUKAN88 MEWAHBET MANTUL138 EPICWIN138 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21 WORTEL21