liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ESDM Lelang WK Panas Bumi, Pengusaha Soroti Insentif untuk Investor

Pelaku usaha panas bumi berharap pemerintah dapat memberikan kepastian mengenai insentif kepada investor yang berminat mengembangkan wilayah kerja panas bumi di Indonesia. Salah satunya terkait kepastian pembelian listrik oleh PLN.

Langkah ini dipandang sebagai cara untuk menarik investor panas bumi seiring dengan upaya pemerintah menawarkan dua wilayah kerja panas bumi (WKP) Way Ratai, Lampung, dan WKP Nage, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API), Priyandaru Effendi mengatakan, pemerintah perlu mengubah syarat dan ketentuan lelang WKP agar lebih menarik sejalan dengan terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) No. 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pembangunan Terkini. Energi untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

Pemberian insentif kepada calon pengembangan panas bumi dinilai dapat menghindari sepinya minat lelang tiga WK panas bumi, yakni WKP Lainea di Sulawesi Tengah, WKP Gunung Galunggung di Jawa Barat, dan WKP Gunung Wilis di Timur. Jawa.

“Kami berharap pemerintah memperhatikan dua aspek. Pertama, insentif ekonomi proyek dan kepastian pembeli oleh PLN sebagai satu-satunya pembeli dengan negosiasi yang tidak berlarut-larut,” ujar Priyandaru Rabu (11/11). 1).

Ia mengatakan lelang WKP Way Ratai dan WKP Nage merupakan bisnis potensial yang akan menarik minat investor. WKP Way Ratai berdiri di atas lahan seluas 70.710 hektar dengan suhu waduk diperkirakan 203-247 derajat Celcius. Potensi listrik yang bisa dihasilkan hingga 55 megawatt (MW) dari kemungkinan cadangan 100 MW.

Sedangkan WKP Nage memiliki wilayah kerja panas bumi seluas 10.410 hektar dengan estimasi cadangan sebesar 46 MW dan temperatur reservoir diperkirakan 278-2840 derajat Celcius. Rencana kapasitas pengembangan adalah 20 MW.

“Ada beberapa perusahaan yang secara lisan sudah menyatakan minatnya untuk mengikuti lelang. Tapi kita lihat realisasinya nanti 13 Januari, karena konon untuk mengikuti lelang membutuhkan penawaran Rp 2 miliar,” ujar Priyandaru.

Kementerian ESDM telah melelang WKP Way Ratai dan WKP Nage sejak Desember 2022. Direktur Geoterma Harris mengatakan, beberapa perusahaan energi asing dan lokal sudah berminat. Namun, dia tidak menjelaskan secara rinci nama-nama perusahaan tersebut.

“Saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang antusias menyatakan minatnya terhadap Way Ratai dan Nage, baik perusahaan asing maupun lokal. Hasil lelang akan diumumkan insyaallah April atau Mei 2023,” ujarnya melalui SMS, Selasa ( 10/1). .

Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana mengatakan, dalam lelang ini pemerintah akan menerapkan aturan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan Untuk Hibah. Tenaga listrik.

Lebih lanjut Dadan menjelaskan, pemerintah tidak menjadikan harga penawaran listrik sebagai patokan untuk memenangkan tender. Untuk salah satu variabel yang digunakan dalam evaluasi lelang dilakukan berdasarkan negosiasi dengan batas atas berdasarkan harga patokan tertinggi yang ditetapkan dalam Perpres 112.

“Dalam proses lelang WKP, harga penawaran tidak dijadikan sebagai penentu tingkat pemenang lelang,” kata Dadan melalui SMS, Selasa (20/12/2022).