liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ESDM Hapus Kandungan Minyak Sayur HVO dalam Biodiesel B35

Kementerian ESDM menyebutkan, kandungan biodiesel dalam campuran solar pada program B35 yang akan mulai beroperasi pada Februari tahun ini seluruhnya berasal dari asam lemak palm oil methyl ester (FAME).

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dadan Kusdiana mengatakan, komposisi penggunaan FAME sebagai bahan baku utama campuran B35 lebih tinggi dibandingkan B40 road test.

“Saat ini B35 masih 100% FAME. Untuk road test, B40 memiliki komposisi 30% FAME dan 10% HVO (hydrotreated vegetable oil),” ujar Dadan kepada Katadata.co.id melalui pesan singkat, Jumat (13/10). /11) . 1).

FAME adalah minyak nabati yang berasal dari minyak sawit mentah yang mengandung 61%-62% asam lemak. Sifat fisik FAME mirip dengan bahan bakar fosil, namun kandungannya bergantung pada minyak nabati yang digunakan.

FAME juga memiliki kandungan fisik yang mirip dengan solar konvensional. Selain minyak sawit, FAME juga dapat dihasilkan dari minyak jelantah, lemak hewani, minyak keledai, minyak biji rami dan minyak bunga matahari.

Mengutip catatan Buletin Digital Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Triwulan IV (BPDPKS), FAME dengan mudah menghasilkan gum dan partikel yang dapat berkontribusi pada endapan di injektor dan menyumbat filter bahan bakar.

Kualitas FAME yang rendah akan berdampak besar pada kualitas bahan bakar. Pada dasarnya semakin tinggi persentase FAME yang digunakan untuk pencampuran, maka semakin tinggi pula potensi terjadinya pengendapan.

Sementara itu, HVO merupakan diesel terbarukan yang diproduksi melalui proses hidrogenasi dan hydrocracking menggunakan hidrogen. Produk utama HVO bisa disebut sebagai green diesel atau D100.

HVO memiliki kelarutan yang rendah untuk aromatik sehingga akan meningkatkan resiko pengendapan FAME. HVO juga memiliki nilai cetane yang sangat tinggi, lebih dari 10, sehingga akan menyebabkan mesin cepat overheat.

Kendati demikian, Kementerian ESDM telah menyelesaikan uji jalan menggunakan bahan bakar B40 pada kendaraan bermesin diesel dengan hasil positif. “Kami sudah melakukan road test B40 dengan campuran 30% FAME dan 10% HVO, hasilnya bagus, mesin tidak ada masalah setelah road test 50.000 km,” ujar Dadan.

Tahun ini, pemerintah telah menyediakan total alokasi biodiesel untuk program B35 pada 2023 yang diperkirakan mencapai 13,15 juta kiloliter (KL). Langkah ini diharapkan dapat mengurangi impor solar dan mengantisipasi kenaikan harga minyak dunia.