liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Electrum Targetkan Mulai Bangun Pabrik Motor Listrik Tahun Depan

Perusahaan patungan antara TBS Energi Utama dan GoTo Gojek Tokopedia, Electrum, menargetkan untuk membangun fasilitas perakitan dan manufaktur sepeda motor listrik mulai tahun depan.

Wakil Presiden Direktur TBS, Pandu Patria Sjahrir mengatakan, kinerja keuangan yang positif dari bisnis pertambangan dan penjualan batu bara, serta ketenagalistrikan, menjadi modal penting dalam mengembangkan dua pilar bisnis hijau perseroan, salah satunya ekosistem kendaraan listrik. .

“Kinerja keuangan TBS yang positif hingga kuartal ke-3 menjadi modal penting bagi perseroan untuk kembali berinvestasi di dua pilar bisnis hijau kami, yaitu energi terbarukan dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik,” ujarnya dalam siaran pers, dikutip Jumat (12/2).

Ia menambahkan, perkembangan pengembangan ekosistem kendaraan listrik melalui Electrum mengalami momentum positif selama setahun terakhir. Dari data yang terkumpul, akhir tahun ini Electrum berhasil menempuh jarak 0,5 juta kilometer melalui pilot project dengan kurang lebih 500 motor listrik.

“Antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi catatan penting bahwa penggunaan sepeda motor listrik untuk melengkapi gaya hidup sehat dalam beraktivitas sangat diperlukan,” ujarnya.

Dari sisi pengembangan energi terbarukan, TBS memiliki target pipeline sebesar 1 GW hingga tahun 2030 melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH), angin, biomassa, solar panel dan waste to energy.

Saat ini Perseroan telah memulai tahap konstruksi proyek pembangkit listrik tenaga mini hidro di Lampung dengan kapasitas 2×3 MW dan akan selesai sesuai target COD PLN pada tahun 2024.

Sebagai informasi, hingga akhir September 2022, TBS Energi mencatatkan total pendapatan sebesar US$469 juta, meningkat 64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan lonjakan pendapatan tersebut, laba bersih meningkat 86% menjadi US$ 84 juta.

Pada akhir September 2022, total aset Perseroan meningkat 12% menjadi US$ 894 juta. Segmen usaha batu bara masih menjadi penyumbang pendapatan tertinggi mencapai US$ 429 juta, naik 87% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Hasil keuangan yang positif bagi Perseroan akan menjadi landasan yang kokoh untuk terus fokus pada transformasi menuju Renewable Energy (EBT) dan kendaraan listrik.

Alvin Sunanda, Direktur TBS mengapresiasi kegiatan Perseroan yang mencatatkan pertumbuhan positif sebanyak 2 kali lipat dalam lima tahun terakhir dan menerapkan implementasi yang tepat dalam transformasi.

“Kini untuk mendorong transformasi bisnis TBS, Perseroan juga telah membentuk sub-holding baru yaitu EBT (PT Energi Baru TBS) dengan fokus pada semua bisnis baru, energi terbarukan dan kendaraan listrik,” katanya.